MENTIMUN (Cucumis sativus)

 

Tanaman ini termasuk familia Cucurbitaceae.

Kandungan : saponin, flavonoida, polifenol, asam malonat, vitamin E, kukurbitasin C.

Kegunaan :

Diare pada anak. 1 mentimun dicuci, rebus, haluskan, saring. Airnya diberi madu dan diminum. (4)

Hipertensi. a> 2 mentimun dicuci, parut, peras. Minum airnya 2-3 kali sehari. b> 150 gram mentimun direbus, saring, airnya diminum. Lakukan setiap hari secara teratur. (4)

Jerawat, menghaluskan kulit wajah, menghilangkan nida hitam. a> Mentimun diblender lalu dilaburkan ke wajah untuk masker. Biarkan mengering, lalu bilas. b> Kulit mentimun digosokkan ke kulit wajah, biarkan mengering, lalu bilas. (4)

Mencegah penyakit ginjal. 3 buah mentimun direbus hingga lunak, peras dan minum airnya 3 kali sehari. Makan juga ampasnya. (4)

Disentri. 1-2 buah mentimun dicuci, potong-potong, rendam dalam madu. Makan beberapa kali. (4)

Sariawan. 1-2 mentimun tua dicuci, kupas, iris-iris. Makan agak banyak setiap hari. (4)

Demam. 1 buah mentimun dicuci, parut, beri eau de cologne, lalu bungkus dengan saputangan, letakkan di atas kening penderita demam. (4)

Tifus. 2 mentimun dicuci, parut, peras, minum sekaligus. Ulangi 3 kali sehari. (4)

Radang ginjal. 3 mentgimun yang besar dicuci, rebus, sampai empuk dengan 2 gelas air, dinginkan, peras, airnya diminum. (4)

 
SUMBER :

Dalimartha, Setiawan. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Ungaran : Trubus Agriwidya, 1999.

Muhlisah, Fauziah. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya, 1999.

Tampubolon, Oswald T. Tumbuhan Obat. Jakarta : Penerbit Bhratara, 1995.

Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : PT. Intisari Mediatama, 1999.

 

 (ti)