KAKI KUDA (Centella asiatica)

Tanaman termasuk familia Umbelliferae. Tumbuhan ini tumbuh di sekitar pantai sampai dengan ketinggian 2.500 meter di atas permukaan laut.

Untuk pengembangbiakannya tumbuhan ini kaki kuda ini dilakukan dengan cara stek karena lebih cepat tumbuhnya. Di Jawa Barat kadang-kadang tumbuhan daun kaki kuda ditanam sebagai penutup tanah di perkebunan-perkebunan teh.

Nama lain :  pegagan, gagan-gagan (Jawa), antanan (Sunda)

Tanaman ini mengandung : Villarine, yaitu suatu senyawa antilepra dan sipilis. Juga ada vitamin B. dalam jumlah yang agak banyak, mucilago, pektin, resin, gula, dan juga asiaticoside (suatu senyawa heteroside) yang berkhasiat untuk mempercepat penyembuhan luka. Tumbuhan ini juga kaya akan mineral seperti garam-garam kalium, megnesium, kalsium dan besi.

Kegunaan :

Obat disentri; sakit perut; radang usus; batuk; sariawan (obat kumur); peluruh air seni: Daunnya yang kering direbus selama lebih kurang seperempat jam, dan airnya dapat diminum. (3)

Obat luka-luka kulit; sakit lepra; sipilis: Daunnya digerus diberi sedikit air, dapat dipergunakan sebagai obat kompres. (3)(mrd)

 
SUMBER :

Dalimartha, Setiawan. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Ungaran : Trubus Agriwidya, 1999.

Muhlisah, Fauziah. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya, 1999.

Tampubolon, Oswald T. Tumbuhan Obat. Jakarta : Penerbit Bhratara, 1995.

Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : PT. Intisari Mediatama, 1999.