Bawang Putih (Allium sativum L.)

 

Tanaman ini termasuk familia Liliaceae. Tumbuhan ini tumbuh semusim.

Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui umbinya.

Kandungan : minyak atsiri, aliin, kalium, saltivine, diallysulfide.

Kegunaan :

Hipertensi. a> 2-3 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah, lalu ditelan sambil minum air hangat. Lakukan 3 kali sehari. b> Bawang putih dibakar sampai matang, makan. Dua hari pertama makan 6 siung selanjutnya selama seminggu makan 2 siung. (4)

Sakit kepala. Umbi bawang putih dilumatkan, lalu borehkan pada dahi. (4)

Flu. Bawang putih, bawang merah, jahe dengan takaran yang sama dikupas, cuci, seduh. Tutup selama 15 menit, sisihkan jahenya, makan bawang merah, bawang putih, minum airnya. (4)

Disentri. 2 siung bawang putih dikupas, cuci, rebus dengan segelas air. Minum sebelum makan. Lakukan 3 kali sehari, selama 2-3 hari. (4)

Batuk rejan dan bronkhitis. 30 gram bawang putih, kupas, cuci, lumatkan, campur dengan gula batu dan segelas air matang, diamkan selama 5-6 jam. Minum 1 sendok makan penuh setiap hari selama beberapa hari. (4)

Borok. 2-3 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, campur dengan 1 sendok minyak kelapa sampa rata. Oleskan pada bagian yang bengkak. (4)

Luka kena benda tajam berkarat. Bawang putih dikupas, cuci, bakar, celupkan ke dalam minyak kelapa, lumatkan. Oleskan pada bagian yang luka. (4)

Cacingan. 3 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah sampai halus, telan dan minum air hangat. Lakukan 1-2 kali sehari. (4)

Nyeri haid. 2 siung bawang putih dikupas, kunyah halus, telan. Minum 2 sendok makan air hangat. Lakukan 2 kali sehari. (4)

Migrain. 2 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah perlahan sampai lumat lalu telan dan minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari. (4)

Perut kembung. 2 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah perlahan sampai halus, telan lalu minum air hangat. Lakukan 3 kali sehari. (4)

Bisul yang baru tumbuh. 1 siung bawang putih, kupas, cuci, belah. Oleskan pada bisul yang baru timbul. Lakukan berkali-kali. (4)

Sakit maag. Bawang putih laki-laki (yang tumbuh sendiri, tunggal, tidak bergerombol), dikupas, cuci, kunyah. Lakukan 3 kali sehari. (4)

Asma, batuk, masuk angin. 3 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan. Beri 1 sendok makan madu dan gula batu yang sudah dicairkan. Campurkan semua bahan, aduk rata, saring. Minum setiap pagi sampai sembuh. (4)

Mengeluarkan serpihan kaca, kayu/duri. Bawang putih dikupas, cuci, lumatkan. Tempelkan pada bagian yang dimaksud. (4)

Ambeien. Bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, peras, oleskan airnya di sekitar anus setiap hari. (4)

Cantengan. Cuci 2 siung bawang putih yang sudah dikupas dan 2 kemiri. Lumatkan dan beri garam dapur. Tempelkan pada kuku yang bengkak, balut. Ganti sehari 2 kali, pagi dan sore. (4)

Asma. 10 siung bawang putih dikupas, cuci, iris, rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal 3/4. Setelah dingin, saring, minum 3 kali sehari @ 1/2 gelas dengan 1 sendok makan madu. (4)

Digigit serangga beracun. 6 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, oleskan pada bagian yang disengat, balut. (4)

 

Catatan :



Sebaiknya bawang putih tidak dimakan mentah, karena mengganggu lambung, lebih baik direbus, digoreng, atau dipanggang lebih dulu.

 

SUMBER :

Dalimartha, Setiawan. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Ungaran : Trubus Agriwidya, 1999.

Muhlisah, Fauziah. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya, 1999.

Tampubolon, Oswald T. Tumbuhan Obat. Jakarta : Penerbit Bhratara, 1995.

Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : PT. Intisari Mediatama, 1999.

 

 (ti)